Yayasan Perguruan Tinggi GPM Menggelar Rapat Kerja Tahunan 2022

Upaya pengembangan suatu perguruan tinggi memerlukan proses perencanaan, pelaksanaan pengembangan, dan evaluasi program secara sistematis dan terukur. Upaya itu bertujuan agar penyelenggaraan perguruan tinggi berjalan secara sehat dan antisipatif terhadap berbagai perubahan yang terjadi baik pada tingkat regulasi nasional maupun dinamika sosial. Untuk maksud itulah, Yayasan Perguruan Tinggi atau YAPERTI Gereja Protestan Maluku menggelar Rapat Kerja Tahunan pada Senin, 24 Oktober 2022 di Aula Kampus UKIM.

Rapat kerja Yaperti GPM tahun ini dipayungi oleh semangat tema “Menuju Tata Kelola Yaperti GPM yang Profesional demi Penyelenggaraan Layanan Pendidikan UKIM yang Berkualitas”. Peserta Rapat Kerja terdiri dari dua perwakilan MPH Sinode GPM, yaitu Pdt. Dr. Rudy Rahabeat, M.Hum (Wakil Sekum) dan Pdt. Dr. Nancy N. Souisa, M.Si (Anggota). Kehadiran keduanya sekaligus sebagai representasi Pembina Yaperti GPM; juga Pengurus Yaperti GPM yang diketuai oleh Prof. Ir. J. Mosse, M.Sc., Ph.D dan Pdt. M. Ferdinandus-Latuihamallo, M.Th sebagai Sekretaris. Dari unsur UKIM ada Pdt. Dr. Henky H. Hetharia, M.Th sebagai Rektor bersama dengan empat Wakil Rektor, Kepala Lembaga Penelitian (Lemlit), Kepala Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM), Kepala Lembaga Penjaminan Mutu, dan para dekan di lingkungan UKIM.

Dalam refleksi teologisnya pada ibadah pembukaan, Pdt. Sandra Pessiwarissa memberi aksentuasi kepada pentingnya melaksanakan kerja-kerja bersama antara Yaperti GPM dan UKIM dalam sikap rendah hati dan keinginan setiap pihak untuk menanggalkan segala bentuk egosentrisme. Sikap rendah hati tersebut merupakan kekuatan untuk membangun sinergitas bagi pengembangan profesionalitas Yaperti GPM yang berdampak pada penguatan kelembagaan UKIM sebagai perguruan tinggi swasta yang berkualitas dan mampu bersaing dengan berbagai perguruan tinggi lain di Indonesia, terlebih khusus di Maluku. Majelis Pekerja Harian Sinode GPM sekaligus Pembina Yaperti GPM, dalam hal ini Pdt. Dr. Rudy Rahabeat, M.Hum., kemudian menyampaikan arahan pembukaan berisi harapan-harapan agar kerja-kerja layanan pendidikan tinggi oleh Yaperti GPM dan UKIM mampu menjadi media pewartaan Injil yang melayani kepentingan masyarakat luas. Itulah misi kemanusiaan GPM bagi masyarakat Maluku dan Indonesia.

Selanjutnya, untuk membekali para peserta rapat kerja, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara, Dr. Jantje Lekatompessy, SE, M.Si, AK, CA, memaparkan materi mengenai “Sistem Pengelolaan Yayasan dan Perguruan Tinggi”. Sesi ini dipandu oleh Prof. Dr. Tanwey G. Ratumanan, M.Pd sebagai salah seorang anggota pengurus Yaperti GPM. Dalam pemaparan materinya, Lekatompessy memberi sejumlah penegasan antara lain (1) tentang ketepatan mendudukkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) suatu yayasan yang menyelenggarakan lembaga pendidikan tinggi dengan pengelolaan perguruan tinggi oleh rektorat universitas; (2) pembenahan tata kelola yayasan untuk menyokong secara finansial beroperasinya perguruan tinggi untuk menjalankan tri dharma perguruan tinggi seperti UKIM; (3) menjaga kesehatan pendidikan tinggi yang bertumpu pada sehat idealisme, sehat organisasi, sehat finansial, sehat sivitas akademika dan masyarakat.

Rapat Kerja dipimpin oleh Ketua Pengurus Yaperti GPM dengan pertama-tama menyampaikan laporan kinerja Yaperti selama setahun yang dibacakan oleh Sekretaris Yaperti GPM. Kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan tanggapan para peserta terhadap muatan laporan tersebut. Kesempatan juga diberikan kepada Rektor UKIM untuk menyampaikan laporan akademik di hadapan forum ini, yang kemudian mendapatkan tanggapan pula dari para peserta raker. Pembahasan kedua laporan berlangsung dengan diskusi yang hangat dan kritis untuk menjernihkan sejumlah hal di dalam laporan kedua pihak tersebut hingga istirahat makan malam.

Setelah makan malam bersama, acara raker dilanjutkan dengan pembacaan dan pembahasan program kerja untuk tahun 2023. Hampir sebagian peserta menyampaikan pendapat mereka terkait dengan rancangan program dan anggaran yang disiapkan oleh Pengurus Yaperti GPM. Tiga sesi pembahasan dibuka untuk membicarakannya. Raker Yaperti GPM ini berakhir tepat pada pukul 00.00 WIT. Seluruh kesepakatan yang dicapai dalam rapat kerja ini akan disampaikan dalam Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Sinode GPM tahun 2022 di Klasis GPM Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat, pada tanggal 30 Oktober s.d. 5 November 2022.

Dalam arahan penutupnya, Pdt. Dr. Nancy Souisa, M.Si sebagai representasi MPH Sinode GPM sekaligus Pembina Yaperti GPM menyampaikan terima kasih atas kerjasama Yaperti GPM dan UKIM selama ini. Memang banyak tantangan yang harus dihadapi dengan berbagai perubahan regulasi nasional di bidang pendidikan tinggi dan dinamika sosial dalam kehidupan bermasyarakat yang harus direspons secara tepat dan profesional oleh UKIM. Oleh karena itu, diperlukan keterbukaan dalam berkomunikasi, sinergitas, soliditas dan solidaritas sehingga kerja-kerja bersama dapat diperkuat dan ditingkatkan dalam pengembangan kualitas UKIM yang lebih mumpuni sebagai perguruan tinggi yang didirikan oleh GPM untuk melayani kebutuhan masyarakat luas di bidang layanan pendidikan tinggi. Demikian tandas Souisa sebagai penutup arahannya sekaligus menyampaikan akta penutupan Raker Yaperti GPM tahun 2022 ini secara resmi.

Bagikan:

Berita Terkait